Aku dan Komunitas, Suatu Energi Positif

2 Apr 2012

Wuihh…setelah beberapa minggu ini berjalan terus menyusuri peta kehidupan, kini di tengah malam ini saya tiba-tiba tergerak menulis tentang “Aku dan Komunitas”, sebenarnya tulisan ini mau saya ikutkan dalam lomba di blogdetik ini, yang diadakan oleh dbloggersuroboyo, , namun karena sudah telat maka cukup diposting sajalah, sebab komunitas tak bisa dipungkiri adalah “kekuatan”, yang kerap mengalirkan energi positif dalam kehidupan ini, tanpa komunitas, menurut saya adalah seperti Kodok dalam tempurung yang siap menunggu menjadi mampus.

Lalu komunitas apa saja yang saya ikuti selama hidup ini?, o ya komunitas itu beda ya dengan Grup?, Club?, atau dengan kelompok?, majelis?, ataukah Keluarga besar?. untuk menjawab semua itu mesti buka kamus, tapi tidak usahlah, tentu kelamaan lagi, jadi saya fokuskan saja tulisan ini pada yang namanya komunitas, suatu tempat berkumpul dengan mereka-mereka yang memiliki kesamaan interest, atau misi dan visi yang akan diraih, bukankah begitu?, seperti pada komunitas “tempat kumpulna Blogger Makassar” atau http://anggingmammiri.org, yang berbasis di Makassar, dan juga sebagai wadah saya berinteraksi dengan mereka-mereka yang ternyata adalah orang-orang dengan talenta yang memukau dan hebat serta menginspirasi, tempat sharing yang menyenangkan, dan menjalin silaturahmi yang solid, meski kadang jauh tapi setelah membuka milis, seperti bertemu dengan keluarga sendiri di rumah.

Namun, tentu saja kadang ada masalah, dan dalam hidup pasti ada masalah, tapi so far so good, sejauh ini saya menemukan no problema, semua teratasi dengan baik. paling hanya masalah teknis.*panggung kale :D

Dan sebelum saya bergabung dengan mereka, awalnya komunitas yang saya kenal hanya komunitas yang tidak berinteraksi dengan dunia Online, bagaikan pejuang gerilya ketemuanya hanya di suatu tempat-tempat yang telah disetujui, baik dari segi waktu pun ditentukan, namun komunitas itu tak memberi saya banyak hal, hanya seperti seorang jagoan yang ternyata bukan itu yang saya cari, komunitas itu adalah komunitas beladiri yang cenderung memakai hal-hal mistik dan gerakan-gerakannya seperti mau perang saja, saya selalu bertanya, untuk apa semua itu, saya tidak merasa bahagia, lalu saya get out, lalu masuk ke klub yang resmi atau keolahragaan yang organisasinya teratur, sampai-sampai sempat ikut perlombaan ke tingkat nasional. Tapi sayangnya, prestasi hanya sampai disitu, entah kenapa saat selangkah lagi menuju event atau tiba pada jenjang yang lebih tinggi(internasional), tapi tiba-tiba motivasi saya jadi ngedrop sampai mencapai 95 %, saya lesu, kurang semangat, dan benar-benar tak bisa apa-apa, panggilan hati selalu berkata, “Sudahlah, menyerah saja”, dan teman-teman pada waktu itu adem-adem saja. lalu saya memutuskan untuk tidak lanjut dengan komunitas itu, tapi manfaat dari segi mental dan keolahragaan masih terasa.

Dan berikutnya, Komunitas yang satu ini hasil pengaruh dari musik cadas alias metal, dandanan metal habis, baju kaos bergambar tengkorak, dan dipakai setiap hari, musik pun dimana-mana cadas meski tidak tahu apa arti dari setiap syairnya, dan sempat membuat orang-orang tua sangat gerah, bahkan saat ada festival yang membawakan musik metal dan sejenisnya, komunitas kami berada di bibir panggung dan kepala digoyang2kan seperti orang kesurupan, tapi itu dulu dan saya tidak merasa nyaman, apalagi bahagia, belum lagi orang-orang dalam komunitas itu kadang kasar-kasar, dan tentunya get out.

Dari pencarian jati diri kesana kemari, apa sih sebenarnya yang enak saya lakukan, dan bisa bermanfaat?, saya pun sering berjalan sambil berpikir, dan saat saya berada di depan sebuah ruko yang dulunya saya kira wartel, ternyata belakangan adalah warnet *heheehe*, dan si-empunya sekarang telah menjadi ketua AWARI (kak Irwing Day) dengan NAWALA-nya, jadi jangan coba-coba akses situs porno ya?, gimana kak Win?, hehehe. Dari sinilah saya mengenal berbagai komunitas di dunia maya, atau tidak berlebihan jika saya menyebutnya adalah pintu gerbang menemukan soul atau interest saya yang sebenarnya. Terimakasih Kak Irwing. :)

Kemudian, saya menyusuri di dunia maya berbagai hal-hal yang membuat saya tertarik, dan disinilah saya mengenal kata “blog”, blog pertama yaitu dari bloggaul, sekarang apakah masih eksis atau tidak ya?, dari bloggaul inilah saya mengenal dengan mbak Risa Amrikasari (http://www.perempuanindonesia.org/), yang sering mengadakan lomba menulis, dimulai dari tema cinta hingga ke tema yang serius yaitu cerita hukum, beliau juga telah menjadi konsultan HAKI dan aktivis perempuan. Lalu saat bergabung dalam proyek penulisan cerita hukum, pengalaman menulis saya semakin bertambah, tentu saja sangat bermanfaat lalu saya terus mengasah kemampuan menulis, meski sekarang saya belum ahli tapi setidaknya bisa menguraikan kata hingga menjadi kalimat dengan lebih nyaman. Thanks mbak Risa.

Waktu terus bergerak, saya pun merambah ke berbagai komunitas-komunitas lainnya seperti JPI atau jaringan penulis Indonesia yang digagas oleh mas Endik Kuswoyo dari Djogja, dari sini pula ada kumpulan tulisan yang disatukan ke dalam sebuah buku yang royaltinya disumbangkan ke korban bencana gempa, lebih senangnya lagi karena dalam buku itu pula ada nama penulis besar yaitu Dewi Lestari atau Dee, jadi suatu kebanggaan bisa bergabung *smoga bisa foto bareng nanti dgn mbak Dewi Lestari, hehehe*,

Manusia adalah makhluk berproses, maka dengan bergabung dengan beberapa komunitas maka proses itu makin bermakna, sehingga seperti yang pernah saya tulis dalam bentuk komentar di http://jejakdiri.com/2012/03/aku-dan-komunitas-pencerah/ blog milik kakanda Erwin Rustam yaitu, Komunitas adalah kekuatan, disanalah interaksi terjadi secara berangsur2 hingga energi positif mengalir. Maka dengan demikian, bergabung dengan komunitas adalah proses pengemblengan diri menuju kualitas yang baik. Semoga komunitas yang ada memberikan prestasi untuk bangsa dan negara yang kita cintai ini, amin.

2 April 2012, dini hari yang sangat larut. Salam komunitas and salam cinta, salam damai dan bahagia selalu menyertai, amin.


TAGS blogdetik komunitas aku dan komunitas dbloggersuroboyo


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post